Tampilkan postingan dengan label Statistics Quality Control. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Statistics Quality Control. Tampilkan semua postingan

Diagram Kontrol Variabel

Senin, 06 Desember 2010


Diagram kontrol merupakan salah satu komponen dari seven tools dalam SQC. Diagram kontrol variabel terdiri dari beberapa diagram kontrol contohnya diagram kontrol xbar dan R, diagram kontrol xbar dan S serta diagram kontrol individu (individual moving range). SQC merupakan salah satu mata kuliah di Jurusan Statistika, dimana mata kuliah tersebut memiliki praktikum. Dalam artikel ini akan diulas praktikum modul 1 dari mata kuliah SQC.

Gambaran umum

Modul ini berisi analisis IPK (indeks prestasi kumulatif) mahasiswa PENS Telekomunikasi angkatan 2009.

Ada pun analisis yang digunakan dalam modul ini adalah
1. Analisis asumsi kerandoman data
2. Analisis asumsi distribusi normal
3. Analisis dengan menggunakan diagram pareto dan diagram Ishikawa

4. Analisis dengan peta kendali variabel xbar-R dan xbar-S dan dibandingkan UCL dan LCLnya

5. Analisis Kapabilitas Proses


Untuk lebih lengkap silahkan download dengan cara klik di sini

Peta Kendali EWMA (Exponential Weighted Moving Average Control Chart)


Gambaran umum:

Peta kendali EWMA dikenalkan oleh Roberts (1959). Peta kendali EWMA adalah salah satu peta kendali dari data variabel (data bisa kuantitatif dan pengukuran kontinyu seperti ukuran dimensi dan waktu). Titik-titik yang diplotkan merupakan weighted moving average (pergeseran rata-rata terboboti). Faktor pembobot (λ) tertentu dipilih oleh user dimana nilai rata-rata data yang lama berpengaruh terhadap yang baru.

Kapan menggunakan peta EWMA

Peta kendali EWMA secara umum digunakan untuk mendeteksi pergeseran kecil dalam mean proses. Peta kendali EWMA mendeteksi lebih cepat dalam rentang 0.5σ - 2σ dengan syarat ukuran sampel yang sama. Meskipun demikian, peta kendali EWMA memiliki kelemahan yaitu peta kendali EWMA akan mendeteksi lebih lama di dalam pergeseran yang besar dalam mean proses.

Peta kendali EWMA juga dapat menjadi salah satu alternatif ketika ukuran subgroup n = 1.

Ketika memilih nilai λ yang digunakan untuk pembobot, direkomendasikan menggunakan nilai yang lebih kecil (contohnya 0.2) untuk mendeteksi shift yang kecil, dan nilai yang lebih besar (0.2-0.4) untuk shift yang lebih besar. Peta EWMA yang memiliki λ = 1 merupakan peta xbar.

Untuk lebih lengkap silahkan download file dalam bentuk PDF gambaran umum EWMA, contoh soal dan analisis minitab dengan klik di sini

Statistic Quality Control


Pengertian SQC
Statistics quality control (SQC) adalah metode statistik yang digunakan untuk mengendalikan dan meningkatkan proses pembuatan (Montgomery, 1995).

Pengertian Seven Tools

Dalam metode statistika untuk pengendalian proses menggunakan beberapa alat untuk memodelkan atau menggambarkan karakteristik kualitas proses yang dinamakan seven tools.

Seven Tools terdiri dari
Check Sheet
Check sheet digunakan untuk lembar pengamatan. Jadi, check sheet dibutuhkan dalam observasi suatu proses.

Scatter Diagram

Scatter diagram adalah diagram (grafik) yang menghubungkan hubungan 2 variabel. Bisa menentukan korelasinya.

Histogram

Histogram meyakinkan peragaan visual data dengan itu seseorang dapat lebih mudah melihat dari tiga sifat yaitu bentuk distribusi data, lokasi atau kecenderungan tengah dan pemencaran atau variabilitas dalam data. (Montgomery, 1995)

Diagram Pareto

Diagram pareto adalah grafik yang menggambarkan pola distribusi produk cacat. Frekuensi jenis cacat yang tertinggi selalu berada di sebelah kiri

Diagram Ishikawa

Teknik yang berguna untuk analisis ketidaksesuaian lebih lanjut adalah diagram sebab akibat (juga dinamakan tulang ikan atau Ishikawa, dari nama pengembangnya, Dr. Kao Ishikawa). Diagram sebab dan akibat digunakan untuk melukiskan dengan jelas sumber ketidaksesuaian dalam produk dan asal hubungannya. (Montgomery, 1995)

Indeks Kapabilitas

Suatu cara yang menyatakan kemampuan proses adalah bentuk perbandingan kemampuan proses (PKP, indeks kapabilitas), yang untuk karakteristik kualitas dengan batas spesifikasi atas dan bawah (masing-masing BSA dan BSB) adalah PKP=(BSA-BSB)/(6*sigma)

Diagram kendali terdapat 2 bagian yaitu peta kendali variabel dan peta kendali atribut.

peta kendali variabel adalah diagram pengendali yang memberikan informasi tentang penampilan proses dimana banyaknya karakteristik kualitas yang dapat dinyatakan dalam bentuk ukuran angka (Montgomery, 1995). sedangkan peta kendali atribut adalah peta kendali yang memberikan informasi berupa sifat karakteristik kecacatan suatu produksi.


Share

| More