Tampilkan postingan dengan label Teknik Sampling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Sampling. Tampilkan semua postingan

Kegunaan Metode Penarikan Sampel

Senin, 22 Februari 2010


Kegunaan Metode Penarikan Sampel

Reverensi : Teknik Penarikan Sampel oleh William G. Cohcran

Sebuah penelitian atau pengukuran terkadang mempunyai populasi yang sangat besar dan terkadang baik si peneliti maupun si pengamat sulit untuk melakukan penelitian dan pengukuran terhadap populasi yang sangat besar tersebut.

Kendala-kendala yang dihadapi pun ada banyak seperti tidak memungkinkannya mengambil atau mengamati keseluruhan anggota populasi misalnya saja kalau kita mengukur AMDAL BOD dan COD dalam sungai sangat tidak memungkinkan bagi peneliti mengambil seluruh volume air sungai untuk dijadikan objek pengamatan begitu pula jika kita menghitung jumlah trombosit seseorang, tidak memungkinkan kita mengambil seluruh volume darah seseorang.

Kita pasti akan mengambil sebuah sampel (contoh, unit atau bagian dalam sebuah populasi) dan kemudian mengeneralisasikan informasi yang kita peroleh dari sampel ke dalam informasi dalam populasi.

Ada pun kegunaan Metode Penarikan Sampel secara umum adalah

1. Mengurangi Biaya
Mengambil sampel dari sebuah populasi dapat menghemat dan mengefesiansikan biaya atas sebuah penelitian atau pun pengukuran karena bekerja pada unit atau elemen yang lebih kecil.

2. Kecepatan Lebih Besar
Dengan menarik sampel dapat mempercepat untuk memperoleh informasi pada suatu penelitian maupun pengukuran karena data yang diterima lebih ringkas .

3. Cakupan Lebih Besar
Dengan tenaga surveyor yang terlatih yang dapat menghasilkan data sampel yang representatif (mewakili karakteristik populasi) data yang kita peroleh memiliki cakupan informasi yang lebih besar meskipun kita hanya bekerja pada unit yang lebih kecil dari sebuah populasi.

4. Tingkat Ketelitian Lebih Besar
Terkadang bekerja pada populasi membutuhkan waktu dan tenanga yang besar sehingga terjadi kesalahan, berbeda dengan bekerja pada sampel yang elemen atau unitnya lebih kecil daripada sebuah populasi sehingga menghasilkantingkat ketelitian yang lebih besar.

Pengertian Sampel, Unit Sampling, Kerangka Sampling, Populasi dan Elemen Populasi

Selasa, 02 Februari 2010

Surabaya (02/02/2010)- Hari ini aku mendapat tugas dari mata kuliah Teknik Sampling. Tugas tersebut membuat suatu contoh populasi suatu kasus, menentukan populasi target dan unit samplingnya.

Bu Destri sebagai dosen teknik sampling memberikan penjelasan sebagai berikut:

 Sampel
adalah kumpulan dari unit-unit sampling yang dipilih dari suatu kerangka sampling dari populasi

 Unit Sampling
adalah kumpulan dari elemen-elemen yang tidak saling tumpang tindih dari suatu populasi. Jika masing-masing unit sampling memuat tepat satu dan hanya satu elemen dari populasi, maka satu unit sampling dan satu elemen adalah identik.

 Kerangka sampling
adalah suatu daftar berisikan unit-unit sampling

 Populasi
adalah kumpulan dari elemen-elemen yang akan diamati

 Elemen
adalah suatu objek dimana terhadapnya akan dila-kukan suatu pengukuran.

Dari hasil googling aku mendapat beberapa penjelasan mengenai tugasku (aku mendapat penjelasan dari tugasku dari klik di sini , sehingga jawaban dari pertanyaan tugas tersebut adalah:

Misalkan kita membicarakan gaji per bulan warga desa Mejoyo (contoh suatu populasi dari suatu kasus) dan yang menjadi populasi targetnya adalah warga desa Mejoyo dan yang menjadi unit samplingnya adalah warga desa Mejoyo RT 5.


Share

| More